Saturday, April 30, 2011
Friday, April 29, 2011
a beautiful heart
o Allah
O ALLAH,
If he’s meant for me and I meant for him,Let us be together through Ijab and Qabul.
O ALLAH,
If we are not meant to be together,Please avoid us from seeing one another.
O ALLAH,
If he’s the right person for me, let his Eman be the one that I adore, and let him make my way easier to Jannah.
O ALLAH,
If he’s the wrong person for me,show him the right way,so that he can lead someone else instead.
sweet!
Pencil: I’m sorry….
Eraser: For what? You didn't do anything wrong.
Pencil: I’m sorry because you get hurt because of me. Whenever I made a mistake, you’re always there to erase it. But as you make my mistakes vanish, you lose a part of yourself. You get smaller and smaller each time.
Eraser: That’s true. But I don’t really mind. You see, I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though one day, I know I’ll be gone and you’ll replace me with a new one, I’m actually happy with my job. So please, stop worrying. I hate seeing you sad. :)
Thursday, April 28, 2011
message x kesampaian..
tough day
Tuesday, April 26, 2011
bila belum bersedia
Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam...
kerana diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya...
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya...
kerana diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu...
menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu...
kerana diammu bukti kesetiaanmu padanya...
kerana mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah Allah swt. pilihkan untukmu...
ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali?
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah
kerana dalam diammu tersimpan kekuatan...
kekuatan harapan...
hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata...
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya???
dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam...
jika dia memang bukan milikmu, redha lah dengan sebaiknya kerana melalui waktu akan menghapus'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat...
biarkan 'cinta dalam diammu' menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahsia antara kau dan Sang Pemilik hatimu.......
sesungguhnya aku benar-benar mencintaimu wahai akhi dan biarlah cintaku terhadapmu hanya Allah saja yang tahu.....


